Archive for the ‘R.F.I.D’ Category

Apakah RFID?

Posted: June 20, 2011 in R.F.I.D, Teknologi
Tags:

RFID (Radio Frequency Identification) atau Identifikasi Frekuensi Radio adalah sebuah metode identifikasi dengan menggunakan sarana yang disebut RFID Tag untuk menyimpan dan mengambil data jarak jauh menggunakan frekuensi transmisi radio, sehingga tidak memerlukan kontak fisik diantara keduanya untuk dapat berhubungan. Tidak diperlukannya kontak fisik inilah yang merupakan keunggulan utama dari RFID Sementara itu, barcode memang telah memberi banyak kemudahan dalam identifikasi suatu barang atau item yang lain, namun masih banyak kelemahan untuk aplikasi tertentu. Misalnya identifikasi tahanan di penjara, yaitu dengan memberikan gelang yang didalamnya ditanam chip RFID, maka kemanapun tahanan bergerak dan berapa jumlah yang ada di dalam penjara, petugas akan mengetahui. Bahkan chip RFID dapat ditanamkan dalam tubuh untuk menghindari penghilangan identifikasi paksa. Disamping itu, barcode juga masih memerlukan banyak campur tangan manusia, sedangkan RFID dapat mengurangi campur tangan. Dengan menanamkan chips RFID pada masing-masing barang. Dengan cara seperti ini maka mutasi barang dari satu area ke area lain akan terbaca oleh RFID reader yang kemudian diupdatekan ke database. Dengan sendirinya stock barang terupdate. Stock opname dapat dilakukan secara otomatis setiap saat tanpa campur tangan manusia. Penjualan kasir dapat dikontrol secara akurat, yaitu dengan membadingkan penjualan hari ini dan barang apa saja yang keluar dari sebuah toko.

Salah satu bentuk RFID

Jantung teknologi RFID adalah perangkat yang dinamakan RFID tag. RFID tag adalah sebuah label identifikasi berisi chip yang dapat diprogram, dilengkapi dengan sebuah antena mini. RFID tag bisa dibaca dengan sebuah reader yang dikendalikan komputer tanpa harus membutuhkan direct line-of-sight seperti halnya pembaca barcode. Barangkali dapat dianalogikan kalau anda punya HP dengan fitur infra red dan blue tooth, Barcode reader harus dihadapkan langsung pada barcode label seperti infra red, sedangkan RFID sebagaimana blue tooth akan mengenali RFID Tag dalam radius tertentu. Secara ringkas, mekanisme kerja yang terjadi dalam sebuah sistem RFID adalah bahwa sebuah reader frekuensi radio melakukan scanning terhadap data yang tersimpan dalam RFID tag, kemudian mengirimkan informasi tersebut ke sebuah basis data yang menyimpan data yang terkandung dalam tag tersebut, dan basis data tersebut dapat diakses melalui internet maupun langsung. Secara teori RFID akan menggantikan fungsi barcode, kemampuan pembacaan RFID reader dapat mencapai 100 tag per detik, tidak membutuhkan intervensi manusia dalam proses pembacaannya karena dapat dibaca secara otomatis oleh reader. Sekarang ini RFID sudah banyak digunakan khususnya sebagai pengganti barcode. Sistem RFID menawarkan peningkatan efisiensi dalam pengendalian inventaris, logistic dan pengendalian rantai pasok. Dengan banyaknya pemanfaatan RFID, ke depan akan memberikan nilai tambah tersendiri dan juga banyak juga yang mulai khawatir karena dapat mengancam privasi seseorang. Bayangkan jika sesorang ditanam chip RFID maka apa yang dia lakukan akan termonitor dan hal ini akan menimbulkan masalah tersendiri terutama tentang privasi seseorang. Dalam dunia birokrasi, pengurusan dokumen seperti pengurusan sertifikat tanah, ijin usaha dll, dengan menggunakan RFID Tag akan mudah di monitor posisinya mulai tanggal masuk sampai tanggal keluar. Tentunya ini akan mempermudah masyarakat untuk melihat sampai dimana posisi dokumen miliknya, dengan demikian pejabat / petugas tidak dapat berbohong lagi dengan mengatakan bahwa dokumennya hilang atau masih menunggu pimpinan dll. sumber: http://www.primasolusi.biz/2010/10/apakah-rfid-akan-menggantikan-barcode/

Advertisements

Penggunaan RFID (Radio Frequency IDentification) nampaknya akan membuat urusan pengenalan identitas menjadi lebih mudah. Setelah ada konsep label baju RFID, pintu anjing dan pembaca cerita dengan RFID, sekarang telah hadir tiket kereta api dengan teknologi RFID.

 

Tiket RFID berupa flash disk

SNCF, sebuah perusahaan perkeretaapiandi prancis mencoba hal baru dalam sistem pertiketan meraka. Tiket yang berupa sebuah USB ini tidak hanya menyimpan data keuangan penumpang saja. Dalam USB ini akan ada data diri penumpang. USB dengan kapasitas 4GB ini dilengkapi dengan sekuriti untuk melindungi data pribadi penumpang. Tentunya setiap penumpang memiliki satu tiket yang khusus untuknya. Saat si penumpang ingin naik kereta, ia hanya perlu memasukkan USB ini ke komputer milik stasiun tersebut. Secara otomatis, sisa uang penumpang yang telah didepositkan akan berkurang setiap kali dipakai.

Teknologi Terbaru ini bukan hanya akan mempercepat proses perhitungan neraca keuangan, tetapi juga dapat menghemat kertas dan (negatifnya) mudah hilang. Sementara ini baru 1000 tiket kereta RFID yang diterbitkan oleh SNCF.

http://shirogadget.com/tiket-kereta-dengan-rfid/

Oral B mengeluarkan sikat gigi dengan chip RFID

 

The brushheads feature oscillating-rotating technology for plaque removal between teeth and along the gum line. Both of these brushheads contain a smart chip to communicate with the electronics inside the toothbrush handle wirelessly using the 2.4 GHz ISM band.

 

Kepala sikat dilengkapi chip RFID

 

Kamis, 30/12/2010 17:10 WIB
Pembatasan BBM Subsidi, Sistem RFID Berlaku April 2011
Akhmad Nurismarsyah – detikFinance

Jakarta – Terkait kebijakan pembatasan BBM bersubsidi pada akhir kuartal I-2011, pemerintah berencana akan mengujicoba penggunaan RFID (Radio Frequency Identification) pada April 2011.

Demikian disampaikan oleh Dirjen Migas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) Evita Herawati Legowo pada acara sosialisasi pembatasan BBM Bersubsidi 2011 yang dilaksanakan di kantor Kementerian Komunikasi dan Informasi, Jakarta (30/12/2010).

“Nanti kita akan coba di bulan April untuk terapkan RFID itu,” kata Evita.

Evita mengatakan bahwa hal ini dilakukan karena demi menghindari adanya penyelewengan yang mungkin dilakukan oleh kendaraan pelat kuning dengan berbagai cara.

“Nanti rencananya penggunaan RFID ini akan diterapkan ke 6 SPBU di Jakarta. Namun untuk di mana-mananya masih dalam pembahasan,” ungkapnya.

Evita mengatakan, terkait mekanismenya, RFID tersebut nanti akan dipasang di SPBU yang berfungsi membaca berapa jumlah konsumsi premium yang dikonsumsi oleh angkutan pelat kuning yang datang dan pergi.

“Jadi nanti di mobil pelat kuning juga ada semacam finger print yang disingkronkan dengan RFID di SPBU. Supaya terlihat jelas berapa yang sudah dikonsumsi oleh mereka,” tambahnya.

Evita mengharapkan bahwa uji coba ini diharapkan dapat lebih berkembang ke SPBU lain, jika nanti setelah melalui proses evaluasi uji coba menghasilkan kinerja yang nyata.

“Ini tidak dilaksanakan langsung April lho. Jadi ini uji coba dulu. Kita akan berusaha menuju ke arah yang baik. Kalo memungkinkan kita akan perluas. Intinya anggaplah tahun ini uji coba dulu untuk RFID itu,” tuturnya.

Evita juga mengatakan bahwa jika misalnya nanti ada kendaraan pelat kuning terbaca oleh RFID membeli premium dengan jumlah dari yang ditentukan, kendaraan tersebut harus membeli BBM Non Subsidi untuk sisanya.

Seperti diketahui, setelah rapat dengan anggota Komisi VII DPR RI awal Desember 2010 lalu, Pemerintah sepakat untuk melarang semua kendaraan berpelat hitam membeli BBM Bersubsidi.

Namun, di lain pihak, masih ada pengawasan yang harus dilaksanakan pemerintah untuk menghindari adanya penyelewengan yang dapat dilakukan oleh plat kuning terhadap pembelian BBM Bersubsidi. Salah satunya dengan penerapan rencana penggunaan RFID, Smart Card, Stiker, dan sebagainya.

Sejauh ini, pemerintah masih terus melakukan kajian ulang secara komprehensif terkait dengan adanya permintaan komisi VII DPR RI sebelum rencana pembatasan BBM Bersubsidi ini diputuskan.

(nrs/hen)

 

http://www.detikfinance.com/read/2010/12/30/171018/1536236/1034/pembatasan-bbm-subsidi-sistem-rfid-berlaku-april-2011

Budaya RFID di Indonesia dimulai

RFID yang ditanam di dalam tangan

Cara kerja Radio Frequency IDentification

R.F.I.D

Posted: June 11, 2011 in R.F.I.D, Teknologi
Tags: